ADS

Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Agustus 2019

GUNDALA


Ini merupakan sedikit review singkat dari saya, dan pendapat pribadi dari saya, tidak ada paksaan untuk setuju ataupun tidak dengan pendapat ini, namun saya mencoba mengisi waktu dan memberikan penilaian saja dari pandangan saya.
Film pertama dari Bumi Langit Cinematic Univer yang mengusung tema superhero lokal yang ada di Indonesia khususnya. Skuel awal film yang sangat menarik dengan alur masa lalu dari seorang super hero gundala disini kita juga digiring untuk opini penguatan moral dengan pengemasan yang menarik, serta aksi laga yang tidak lepas dari adanya gerakan tradisionalis dari pencak silat daerah.
Pertengahan scane sangat terlihat disini “Sancaka” berusaha untuk menemukan jati dirinya setelah sebelumnya dia tidak ingin ikut campur urusan orang dan lebih memilih mengurus dirinya sendiri, namun itu berubah setelah adanya nasehat 2 orang yang cukup berpengaruh dalam membentuk karakter “Gundala” ini. Pertarungan laga pun masih sering terjadi dan tidak terlalu banyak efek seperti film kebanyakan namun gerakan kearifan lokal beladiri lebih terasa.
Bukan hanya menceritakan tokoh super hero, disini jug terdapat villain mafia seperti “pengkor” dan beberapa anggota legislatif yang berada dibawah kuasa mafia. Perang idiologi juga terjadi namun masih dalam skala yang kita dapat pahami. Disini juga tergambarkan seolah struktural birokrasi sudah tertata rapi bahkan untuk pemenang proyek pun dalam kalangan dalam sendiri, mirip dengan situasi dalam negeri sendiri jika tergambarkan.
Pada scane memasuki tahap akhir pertarungan semakin menarik, namun tetap masih menyisipkan ciri khas yang dimiliki. Dan siapa sangka bahwa tokoh skuel selanjutnya dikenalkan yaitu “Sri Asih” beserta dengan villain yang baru, yang pasti menambah keseruan alur cerita dari “The Patriot” ini ya.
Kesimpulannya cerita yang disajikan cukup bagus dan rekomendasi untuk menggermar film aksi/laga, alur ceritanya juga terlalu rumit sehingga mudah banget untuk ditangkap oleh penonton, efek cahaya, sound dll sudah cukup baik, mungkin bisa ditambah sehingga lebih menarik. Kelemahan dalam film ini hamper seperti pencahayaan yang kurang karena lebih sering mengambil latar malam hari, efek yang perlu ditambah dan dikombinasikan.

Penilaian:
Keseluruhan    : 7.2/10
Alur cerita       : 7.0/10
Laga/aksi         : 8.0/10
Efek                 : 6.5/10

Rabu, 06 Maret 2019

DOPING dalam Hidupku

Halo semua kembali lagi, mungkin kalian semua tidak asing dengan judul diatas. Yak “doping” atau biasa dikenal dengan sebuah suplemen penambah performa bagi fisik, maupun mental manusia ketika menggunakannya. Mungkin tanpa sadar hampir semua orang menggunakan doping ya. Doping yang saya maksud disini bukan yang tertuang dalam bentuk obat ataupun zat, yang sering kita jumpai oleh pemakai, dan dilarang untuk digunakan. Yang saya ingin bahas disini ialah beberapa doping yang penah saya gunakan dalam hidup dan masih saya sering lakukan, terlepas dari kurang patut untuk dicontoh, ditiru dan ini hanya pengalaman pribadi semoga para pembaca tidak mengikutinya.

a.       Rokok
Siapa sih tidak tau benda trend yang satu ini, ya mungkin hampir semua pria menggunakan rokok sebagai doping dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin tanpa disadari buat yang sudah kecanduan akan doping yang satu ini sangat susah untuk melepaskannya, sayapun juga demikian. Pernah kalian mananyakan kepada para perokok mengapa mereka terjebak di dunia rokok? Ya mungkin bakal sering mendengar karena iseng, coba-coba, ajakan, atau untuk melepaskan rasa penat mereka. Itu semua memang bener adanya karena saya juga merasakan bahwa dengan mengisap doping ini saya menemukan ketenangan dan merasa penat saya berkurang, namun itu semua bentuk penghidaran dimana saya tidak mampu mengungkapkan perasaan kepada lingkungan social sekitar. Bisakah mereka berhenti ? jawabannya iya kenapa tidak, karena semua itu kembali ke pemikiran mereka dan harus melakukan penurunan aktivitas merokok dan menggalihkan ke media lain. Media rokok pertama kali saya mencoba ketika di SMP dan berlanjut sampai Perkuliahan, walaupun intensitas di awal yang jarang dan masih sembunyi-sembunyi, sampai dengan puncak di perkuliahan saya lebih sering melakukannya, namun untuk akhir tahun 2018 sudah tidak bersinggungan dengan yang satu ini, dan sempat 1tahun lebih lepas di tahun 2016 namun di pertengahan 2017 kembali lagi. Namanya proses jangan tanya cara instannya ingat mie aja perlu nunggu 3 menit.

b.       Vape/rokok elektrik
Hampir sama dengan rokok pada umumnya, saya menggunakan vape ataupun rokok elektrik untuk mengurangi intensi penggunaan rokok dan mengganti media doping yang saya gunakan. Dengan alasan karena penggunaan rokok elektrik atau vape sedikit tidak berbahaya daripada rokok. Media ini menjadi media tersingkat yang saya gunakan karena kurang terbiasa, sehingga mungkin saya tidak bisa menjabarkan pengalaman yang lebih banyak.

c.       Permen
Benda kecil ini mungkin sepele tapi ini menjadi penganti doping saya untuk dapat lepas dari 2 diatas. Saya sendiri lebih suka permen yang menawarkan sensasi mint karena selain rasa tetapi sesansi itu yang saya dapat nikmati, cara ini terbilang cukup efektif buat saya mengurangin 2 diatas. Namun untuk yang memilki kelebihan gula sangat tidak optimal karena gula yang ada lumayan ya. Saya sendiri juga sesekali masih menggunakan media ini apabila ingin merasakan 2 media diatas. Tapi jangan khawatir ya teman-teman banyak sekarang permen dengan tulisan low sugar/no sugar, namun saya tidak mengetahui apakah itu bener dengan deskripsi produk tersebut atau hanya media promosi dan daya tarik. bisa tinggalkan komentar ya untuk yang paham satu ini

d.       Kopi
Sebagian orang menganggap kopi sebagai minuman biar ngak ngantuk, dan penyaji semangat di pagi hari. Saya tidak menepis hal itu karena saya juga beralih ke media ini terkadang. Kenapa saya beralih ke media satu ini karena aroma yang disajikan dan kenikmatannya berbeda dari cara penyajian dan rasa, ya bisa disajikan dengan cara BREWING ala café. Eits jangan berpikir saya sering nongkrong ya, dulu ya tetapi sekarang saya mencoba untuk mengumpulkan alat brew sendiri di rumah agar dapat menikmati citarasa yang menjadi doping. Media ini masih sering saya lakukan sekitar 2 hari sekali atau setiap hari dikala senggang. Karena saya harus grinder biji kopi dulu dan mempersiapkan beberapa alat di rumah sehingga semua cita rasa dari media ini dapat dinikmati maksimal. 

Itulah media yang pernah saya jadikan doping ya, saya harap para pembaca mengambil pengalaman baiknya saja dan tidak mencontoh perilaku buruknya ya. Untuk masih yang belum terjerumus dalam media doping seperti diatas saya berharap untuk tidak terjerumus karena untuk meninggalkan atau melangkah menjauh cukup susah daripada mendekatinya. Untuk pembaca yang sudah merelakan waktu untuk membaca cerita ini, saya ucapkan terimakasih dan saya menunggu saran membangun dari kalian semua, apakah perlu pengalaman seperti ini dituliskan atau tidak? Karena saya ingin berbagi sedikit cerita kepada para pembaca, dan menjadi sarana silahturahmi untuk menjalin saling membatu.


Mari berbagi pengalama dengan hubungi kontak saya via:

  1. Instagram   : ampaz_tempe 
  2. Facebook   : Alif Noor Cahya Purnama 
  3. Surel          : alifnoorcahyapurnama@gmail.com 
    Kartu Nama

Kamis, 28 Februari 2019

Software SPSS21


Haloo... Kembali lagi yaa... Kali ini mau kasih file aja sihh mengenai software analisis yang sering dipergunakan. Boleh didownload yaa... Jangan lupa dukungan komentar yang membangun yaaa...

Mungkin aplikasi ini sangat tidak asing bagi kalian yang pernah malakukan penelitian menggunakan metode kuantitatif. Software ini menjadi alat bantu dalam menanalisa data penelitian tersebut, samapai sekarang masih sangat eksis dikalangan mahasiswa tingkat akhir. Setiap tahun software ini mengalami peningkatan update terbaru dan tampilannya makin ciamik (mantap abiz) bagaimana tidak di ver. 21.

Adapun spesifikasi laptop/komputer (CPU) minimal untuk meng-Instal Software ini adalah sebagai berikut:
Prossesor : boleh Intel/AMD dengan minimum kecepatan 1 Ghz
memory/ram: minimum 1GB
media penyimpanan kosong : minimum 800mb

Masih sangat ringan dan masih bisa support dengan spek. laptop/cpu lama ya, spek diatas spek. minuman jadi kalo lebih dari diatas program berjalan normal yaa. Bukan yang ingin mencari laptop dengan spek yang bisa dipkai selama perkuliahan akan saya buatkan artikelnya, jadi silahkan menunggu yaa...

daripada menunggu lama langsung aja saya berikan link download Softwarenya. Apabila link sudah kadaluarsa, atau ada masalah ketika meng-Instal silahkan kontak saya


Download Here

Crack in here



Selamat mencoba dan selamat menganalisis.

Bagi yang masih ada masalah bisa hub saya via:

  1. Instagram   : ampaz_tempe 
  2. Facebook   : Alif Noor Cahya Purnama 
  3. Surel          : alifnoorcahyapurnama@gmail.com

Kamis, 29 November 2018

Modifikasi perlu tidak sih?

Banyak orang yang berpikir bahwa ketika motor menjadi tua maka seharusnya perlu diperlakukan peremajaan dengan cara membeli yang baru atau beli yang baru lah bro biar ngak kalah dengan yang lain. Padahal hal tersebut cukup membuat pengeluaran uang yang lebih dan angka pajak yang makin tinggi ketika barang tersebut masih kondisi yang fresh atau baru keluar, selain itu kan sayang kalo mesin masih terpelihara atau belum turun mesin masih bisa buat aktivitas jauh dan pemakaian tour jarak tempuh kurang lebih 2,5 jam. 
 
Pengalaman itu pernah saya dapatkan dengan kendaraan motor saya pertama yaitu Pak Supri itu motor saya miliki dari tahun 2000 an sampai dengan tahun 2015 harus dengan berat hati, dan melewati pertentangan orang tua akhirnya harus diikhlaskan dengan majikan yang baru, dan ternyata masih sering ketemu dijalan tuhh motor. Walau dengan tampilan yang sedikit lebih terbuka bagai pakaian minim itu motor masih melijit kencang dengan suara yang masih enak didengar di telinga. Membuktikan bahwa mesin Pak Supri masih terjaga dengan baik.

Setelah lepas dari Supri pun akhirnya menggunakan Saka singkatan dari si aka (merah), motor matik setuja umat lah karena ramping dan pas dengan keuangan kantong, ya walaupun masih belum boleh menggunakan nama sendiri untuk BPKB dan STNK nya. Saka memang sudah menjadi mobilitas sehari-hari tidak hanya perjalanan ke kampus, tetapi Saka juga sering saya bawa jalan tour yang cukup jauh. Entah kenapa saya masih belum dapat menemukan feel nyaman buat berkendara ketika bareng Saka, bisa dilihat dari keseringan jatuh karena mencari selah berkendara dengan Saka, atau sering disebut orang mencari limit dari tunggangan tersebut.

Bicara kendaraan pribadi mungkin sudah cukup saya ingin balik lagi tentang masalah perlukah merubah tampilan kendaraan lama atau lebih memilih meremajakannya dengan yang baru dan overpower. Memodifikasi tidak menjadi masalah, akan tetapi banyak orang yang berpikir bahwa biayanya mahal, bukannya mempercantik malah memperjelek tampilan motor. Umumnya banyak perspektif yang seperti itu, akan tetapi menurut saya tidak juga tergantung kearah mana kita menfokuskan memodifikasi, ada yang cenderung safety, classic, drag, racing, dll. Menjadi penting dalam hal modifikasi ialah penggunaan kualitas terbaik namun mencari dengan harga yang sedikit murah untuk dapat menekan kocek di kantong jebol.

Pertama dalam hal modifikasi dengan mempertahankan orisinil dari kerdaraan tersebut bisa hanya mengganti seperti halnya spion, ban ataupun velg, jalu motor, cover shock, shock dan lampu, atau bisa juga dengan menambahkan hiasan stiker ataupun scotlate di beberapa tempat untuk menambah kesan aksen lebih menarik. Dengan begini tampilan motor lama masih bisa bersaing dengan motor baru ya dari penampilan.

Jika ingin menambahkan penampilan super menarik biasanya masuk ke kelas menengah ya hampir sama dengan modifikasi ringan sih Cuma kelas menengah ini lebih banyak menambahkan ataupun mengganti warna, seperti warna motor yang harus dicat ulang, kemudian memasang striping kembali, kemudian harus memoles dengan glossy tidak hanya dibagian bodi motor, tetapi bagian dashboard motor pun tidak luput, terlebih buat para pengguna kendaraan matic menjadi penting karena permukaan hitam pada dashboard lebih dominan tak hanya itu CVT cover menjadi daya Tarik juga lohh untuk motor matic sudah bakal terbayangkan bakal menguras sedalam mana kantongnya. Jika semua ini dilakukan usahakan untuk tetap mempertahankan warna dari bawaan yang tertera pada surat kendaraan anda selain menhindari pengurusan surat, juga menambah pembiayaan lain dalam pengurusan surat tersebut.

Apabila masih kurang juga dan pengen hasil yang bagus lebih baik mengkonsulitasikan ke teman ataupun montir di bengkel modifikasi untuk ingin merubah nya kea rah yang seperti apa, dan penampilan seperti apa. Namun apabila anda merasa bosan juga bisa dengan membeli yang baru dan resikonya menambahkan volume kendaraan dijalan serta menguras kantong anda rutin lagi untuk pemeliharaan dan kegiatan lainnya. Semuanya kembali lagi pada anda yang terpenting penyesuaian dan membuat anda tidak keberatan itukan hak anda, uang uang anda ya…. Namun gunakan dengan bijak ….

Thanks to buat kendaraan semua kendaraan pribadi saya sudah memberikan nuansa dan memori yang berharga, dan ini tidak di endors ya oleh produk atau brand tersebut
Kendaraan pertama : Supra X 120 cc, cakram depan tahun 2000
Kendaraan kedua : Beat Fi 110 cc, tahun 2014