ADS

Kamis, 29 November 2018

Modifikasi perlu tidak sih?

Banyak orang yang berpikir bahwa ketika motor menjadi tua maka seharusnya perlu diperlakukan peremajaan dengan cara membeli yang baru atau beli yang baru lah bro biar ngak kalah dengan yang lain. Padahal hal tersebut cukup membuat pengeluaran uang yang lebih dan angka pajak yang makin tinggi ketika barang tersebut masih kondisi yang fresh atau baru keluar, selain itu kan sayang kalo mesin masih terpelihara atau belum turun mesin masih bisa buat aktivitas jauh dan pemakaian tour jarak tempuh kurang lebih 2,5 jam. 
 
Pengalaman itu pernah saya dapatkan dengan kendaraan motor saya pertama yaitu Pak Supri itu motor saya miliki dari tahun 2000 an sampai dengan tahun 2015 harus dengan berat hati, dan melewati pertentangan orang tua akhirnya harus diikhlaskan dengan majikan yang baru, dan ternyata masih sering ketemu dijalan tuhh motor. Walau dengan tampilan yang sedikit lebih terbuka bagai pakaian minim itu motor masih melijit kencang dengan suara yang masih enak didengar di telinga. Membuktikan bahwa mesin Pak Supri masih terjaga dengan baik.

Setelah lepas dari Supri pun akhirnya menggunakan Saka singkatan dari si aka (merah), motor matik setuja umat lah karena ramping dan pas dengan keuangan kantong, ya walaupun masih belum boleh menggunakan nama sendiri untuk BPKB dan STNK nya. Saka memang sudah menjadi mobilitas sehari-hari tidak hanya perjalanan ke kampus, tetapi Saka juga sering saya bawa jalan tour yang cukup jauh. Entah kenapa saya masih belum dapat menemukan feel nyaman buat berkendara ketika bareng Saka, bisa dilihat dari keseringan jatuh karena mencari selah berkendara dengan Saka, atau sering disebut orang mencari limit dari tunggangan tersebut.

Bicara kendaraan pribadi mungkin sudah cukup saya ingin balik lagi tentang masalah perlukah merubah tampilan kendaraan lama atau lebih memilih meremajakannya dengan yang baru dan overpower. Memodifikasi tidak menjadi masalah, akan tetapi banyak orang yang berpikir bahwa biayanya mahal, bukannya mempercantik malah memperjelek tampilan motor. Umumnya banyak perspektif yang seperti itu, akan tetapi menurut saya tidak juga tergantung kearah mana kita menfokuskan memodifikasi, ada yang cenderung safety, classic, drag, racing, dll. Menjadi penting dalam hal modifikasi ialah penggunaan kualitas terbaik namun mencari dengan harga yang sedikit murah untuk dapat menekan kocek di kantong jebol.

Pertama dalam hal modifikasi dengan mempertahankan orisinil dari kerdaraan tersebut bisa hanya mengganti seperti halnya spion, ban ataupun velg, jalu motor, cover shock, shock dan lampu, atau bisa juga dengan menambahkan hiasan stiker ataupun scotlate di beberapa tempat untuk menambah kesan aksen lebih menarik. Dengan begini tampilan motor lama masih bisa bersaing dengan motor baru ya dari penampilan.

Jika ingin menambahkan penampilan super menarik biasanya masuk ke kelas menengah ya hampir sama dengan modifikasi ringan sih Cuma kelas menengah ini lebih banyak menambahkan ataupun mengganti warna, seperti warna motor yang harus dicat ulang, kemudian memasang striping kembali, kemudian harus memoles dengan glossy tidak hanya dibagian bodi motor, tetapi bagian dashboard motor pun tidak luput, terlebih buat para pengguna kendaraan matic menjadi penting karena permukaan hitam pada dashboard lebih dominan tak hanya itu CVT cover menjadi daya Tarik juga lohh untuk motor matic sudah bakal terbayangkan bakal menguras sedalam mana kantongnya. Jika semua ini dilakukan usahakan untuk tetap mempertahankan warna dari bawaan yang tertera pada surat kendaraan anda selain menhindari pengurusan surat, juga menambah pembiayaan lain dalam pengurusan surat tersebut.

Apabila masih kurang juga dan pengen hasil yang bagus lebih baik mengkonsulitasikan ke teman ataupun montir di bengkel modifikasi untuk ingin merubah nya kea rah yang seperti apa, dan penampilan seperti apa. Namun apabila anda merasa bosan juga bisa dengan membeli yang baru dan resikonya menambahkan volume kendaraan dijalan serta menguras kantong anda rutin lagi untuk pemeliharaan dan kegiatan lainnya. Semuanya kembali lagi pada anda yang terpenting penyesuaian dan membuat anda tidak keberatan itukan hak anda, uang uang anda ya…. Namun gunakan dengan bijak ….

Thanks to buat kendaraan semua kendaraan pribadi saya sudah memberikan nuansa dan memori yang berharga, dan ini tidak di endors ya oleh produk atau brand tersebut
Kendaraan pertama : Supra X 120 cc, cakram depan tahun 2000
Kendaraan kedua : Beat Fi 110 cc, tahun 2014

Sabtu, 02 Desember 2017

Review DeepCool Multi X6

Hai jumpa lagi bareng Alif, untuk post pertama ini saya ingin membuat review tentang sebuah produk yang mungkin tidak asing untuk didengar telinga kita. Saya ingin menyatakan bahwa, produk tersebut beli sendiri dan bukan barang endorse yang dilakukan oleh produk tersebut. Saya review karena saya ingin berbagi pengalaman dan menjadi tempat sharing bersama. Mungkin ada beberapa nama, tempat, dan beberapa yang akan dicantumkan, jadi mohon maaf jika ada yang kurang nyaman bagi para pembaca semua. Produk yang akan saya bahas kali ini merupakan produk dari DeepCool, produk ini mungkin tidak asing buat para pengguna PC (personal computer). Produk ini memang sebuah Cooler atau sebuah alat pendingin yang saya gunakan di notebook pribadi. Mari langsung saja kita ulas apa saja fitur, keunggulan dan kekurangan dari produk tersebut.
                Fitur yang ditawarkan
Banyak sekali fitur dan spesifikasi yang ditawarkan oleh produk ini yang mungkin bisa menjadi sebuah referensi buat para pembaca sekalian. Fitur dari DeepCool Multi Core X6 ini dilihat dari box yang dituliskan ada kurang lebih 7 fitur yang bisa kita gunakan sebagai berikut:
1.         4 Fans. Produk ini menggunakan 4 buah kipas yang masing-masing ada 2 buah di bagian atas dan 2 buah lagi ada di bagian bawah. Untuk kipas yang berada di atas sendiri memiliki ukuran diameter yang cukup besar140 mm / 14 cm, dan ukuran diameter kipas di bawah cukup kecil sekitar 100 mm / 10 cm. kecepatan putaran kipas yang bisa dikatakan cepat ini cukup menjanjikan menjadi sebuah pendingin notebook para pembaca sekalian. Hembusan kipas yang dingin membuat tangan pun dapat merasakannya untuk notebook yang berukuran 14”, buat yang tidak tahan dengan hembusan anginnya silahkan diatur sendiri sesuai kenyamanan pemakai ya. 4 buah kipas ini juga tidak ada lamp LED, jadi bisa dipastikan kipas akan memutar tanpa adanya nyala lampu di sekitar kipas. Apalagi Posisi posisi fans yang strategis karena berhadapan langsung dengan hardware laptop seperti Prosesor, Harddisk maupun VGA.
2.       Angle Adjustable. Ketinggian dari produk ini pun dapat diatur sesuai dengan kenyamanan para penggunanya. Hanya ada 1 pengaturan ketinggian yaitu menambahkan tinggi sekitar 30⁰ cukup lumayan tinggi dari posisi yang awal. Adanya pengaturan ini juga memudahkan pembuangan siklus angin baik dari notebook, maupun cooler notebook tersebut.
3.       Metal Mesh Panel. Panel metal berongga yang cukup kuat ini juga menjadi tutup atas sekaligus menjadi pengantar pendingin dari produk ini. Tidak hanya sebagai pengantar siklus pembuangan dan masuknya angin, panel metal ini membuat kesan produk tersebut kelihatan lebih kuat, dari pada plastik pada umumnya. 
4.       Step Switch. Pengatur kecepatan, produk ini memiliki pengatur kecepatan berupa switch yang berada di sebelah kiri sebelah lubang USB, Switch ini juga sangat mudah untuk difungsikan karena hanya tinggal menggeser sesuai keinginan kipas mana yang ingin dinyalakan. Ada 3 pengaturan switch yang bisa kita gunakan, yaitu pengaturan pertama, 2 buah kipas hanya akan menyala pada bagian atas dengan kecepatan cepat, pengaturan kedua, membuat 2 buah kipas bagian atas mati, dan menyalakan 2 buah kipas bagian bawah saja, pengaturan ketiga, membuat semua kipas menyala. Kecepatan pengaturan 1,2,dan 3 memiliki kecepatan putaran kipas yang sama, hanya saja pengaturan Switch ini digunakan untuk kipas mana yang ingin kita gunakan saja, bukan untuk mengatur kecepatan kipas itu sendiri.
5.       Super Silent. Produk ini mengklaim bahwa putaran kipas tidak akan terdengar di telinga kita. Ya itu sudah cukup terbukti ketika semua ataupun sebagian kipas nyala suara putaran kipas tersebut hampir tidak kedengaran ditelinga kita, sehingga tidak mengganggu ketika sedang mengerjakan sesuatu, mendengarkan lagu, dll. Suara putaran kipas akan terdengar jika mendekatkan telinga ke produk ini, akan tetapi jangan risau karena suaranya cukup kecil, silahkan saja dicoba jika pengen ya, sekaligus merasakan dingin dari kipasnya.
6.       2 USB Ports. Produk ini juga dilengkapi Port USB yang pasti digunakan untuk menyalakan produk ini. Perlu diingat bahwa 2 lubang USB ini terbagi jadi 2 bagian yaitu, bagian “IN” dan “OUT” yang mana memiliki kegunaan dan fungsi yang berbeda. Pertama, fungsi pada bagian ”IN” hanya digunakan sebagai power connecter, yang berarti hanya bisa dijadikan koneksi untuk menyalakan produk tersebut. Kedua, fungsi bagian “OUT”  berbeda dari sebelumnya, kali ini port tersebut bisa digunakan sebagai port tambahan untuk beberapa perangkat seperti mouse, flashdisk, etc.
7.       Up To 15,6”. Produk ini juga mampu menampung ukuran Notebook sampai 15,6 inch, jadi sangat sesuai dengan kebutuhan pasar sekarang ya, dan cocok juga untuk notebook ukuran dibawahnya. Dikarenakan sudah mampu menampung ukuran yang lebih besar, membuat tampilan produk ini cukup besar kalo dilihat, serta desainnya sendiri cukup kuat karena menggunakan bahan plastik keras untuk produk ini, akan tetapi semua sesuai dengan harga yang ditawarkan. Walaupun sebenarnya pengen bodinya menggunakan bahan alumunium.
 Spesifikasi:         Dimensi : 380X295X24mm
                                Fan Dimensi : 140X15mm / 100X15mm
                                Berat : 900g
                                Tipe Bearing : Hydro Bearing
                                Rated Voltage : 5VDC
Operating Voltage : 4.5 - 5VDC
                                Started Voltage : 4VDC
                                Power Input : 1W - 2.25W
                                Noise : 24dB(A) 
Kesan
Oke, karena produk tersebut sudah saya bahas berdasarkan fitur yang digunakan. Sekarang saya ingin berbagi pengalaman setelah menggunakan produk ini, ya walau sebenarnya saya baru menggunakan produk ini sekitar 8 bulan, dan hampir sering saya gunakan secara nonstop, karena dibuat lembur malam begadang. Pendapat saya tentang produk ini mungkin saja bisa menjadi referensi buat pembaca untuk mencari ”cooler notebook” apa saja yang bagus, dan apakah perlu cooler tambahan untuk mendinginkan notebook yang saudara miliki.
                Berbicara harga produk ini, saya membelinya dengan harga Rp. 260.000 . Harga yang cukup terjangkau dengan beberapa fitur yang ditawarkan dari produk tersebut. Saya membeli produk ini di toko komputer di Samarinda, karena malas menunggu kalo beli di toko online. Ya, saya membeli di toko komputer yang beralamat di Jalan A.W. Syahranie Samarinda, mungkin buat warga “Bubuhan Samarinda” sudah tidak asing dengan toko tersebut, silahkan aja mampir buat yang mau mencari tambahan perangkat ataupun rakit PC berkualitas.
                Produk ini saya pilih karena selain fitur yang ditawarkan, harga yang terjangkau, dan kualitas dari DeepCool yang sudah tidak asing kita kenal. Selain itu juga terdapat kelebihan yang membuat saya memilih produk ini. Para pembaca sekalian pasti sudah tau kelebihan dan kekurangan apa saja dari produk ini, sesuai dengan deskripsi yang sudah saya jelaskan diatas. Oke langsung saja saya menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari produk ini secara singkat dan mungkin menjadi referensi para pembaca sekalian.
Kelebihan
                                Cooler notebook terbaik di kelasnya
                                Kipas yang tidak berisik
                                Performa yang baik
                                Panel berbahan Metal
                                Control FAN yang bisa disesuaikan
                                Terdapat USB Out
                                Beratnya cukup ringan
                                Kokoh, desain yang cukup baik

Kekurangan
                                Body masih menggunakan bahan Plastik bukan Aluminium
                                Tidak ada LED yang menyala, (buat yang senang dengan adanya hiasan lampu)

                                Cukup besar, buat pengguna yang memiliki ruang meja terbatas

Senin, 27 November 2017

R Statistics

                           Pada post kali ini saya membuat tulisan tentang R Statistics ya walaupun mungkin hanya sebagai panduan untuk menginstal software dan beberapa buku elektronik “E-book” yang saya dapatkan. Saya berharap dapat menjadi wadah sharring dan upgrading keilmuan. Post kali ini juga melanjutkan post dari “PSIKOMETRI” yang telah saya buat terdahulu, bagi yang belum bisa visit ya. 

                           Software R Statistics ini tidak berbeda jauh dengan software pengelolah data statistik pada umumnya. Software ini juga sudah hamper banyak digunakan dalam kegiatan perkuliahan bidang sosial, walaupun sekian banyak panduan untuk software ini masih banyak yang berbahasa Inggris. Perkuliahan psikologi Universitar Mulawarman tahun ini juga mencoba menggunakan software ini untuk analisis perhitungan angket sampai dengan statistik deskriptif, dan analisis test soal hasil ulangan/ujian siswa yang berbentuk pilihan ganda. Bagi yang belum memiliki software nya bisa download dibawah ini yaa:


                           Cara Instalnya cukup mudah namun perlu ada penambahan instalan untuk part rumus agar dapat digunakan adapun caranya seperti berikut:
1.       Ekstrak terlebih dahulu dan masukkan PASSWORD berikut: alifnoorcahyapurnama
2.       Buka folder Software R à DediRosadi_bukuR
3.       Buks folder “R-Base Setup Windows”
4.       Kemudian klik Setup
5.       Tunggu sampai selesai.
6.       Buka Software R yang sudah terinstal
7.       Klik PACKAGES
8.       Kemudian klik INSTAL PAKAGE(S) FROM ZIP FILES
9.       Cari filenya dan masukkan semua file ZIP/RAR ke dalamnya dan tunggu sampai selesai
10.   Siap digunakan


Untuk beberapa modul E-book nya bisa juga check disini ya:                         Buku1                   Buku2                   Buku3
PASSWORD: alifnoorcahyapurnama


Terimakasih
Regard,

Alif Noorcahya Purnama
CONTACT PERSON:
HP: +6281258228890


Sabtu, 25 November 2017

Psikometri

Halo pada post kali ini mungkin saya hanya ingin membuat pengingat, dan semoga dapat menjadi wadah sharring ilmu dalam kegiatan perkuliahan yang terjalin tahun ini. Bisa juga menjadi tambahan pengetahuan buat para ade tingkat tentang tugas yang akan kalian hadapi pada perkuliahan kedepannya. Untuk mempersingkatnya mari langsung check post dibawah ini yaa!!!
Tugas dalam kegiatan perkuliahan mungkin sangat tidak asing buat para mahasiswa, semakin tinggi semester pun tugasnya makin bervariatif ada yang semakin menumpuk, dan ada juga yang semakin santai. Namun itu tetap saja menjadi tanggung jawab yang mesti diselesaikan, dan besarnya nilai yang mungkin tidak sesuai dengan harapan. Seperti tugas yang satu ini, menganalisa soal sebuah tugas yang terbialang cukup mudah dikerjakan namun dapat membuat malas mengerjakannya.
Pada tahun 2017 ini menganalisa soal dapat dilakukan dengan 7 cara yakni: cara manual, dan dengan bantuan software. Software tersebut dibagi 6 buah yaitu: SPSS, R statistics, Iteman, Anates, Anajhon, dan Anbuso. Masing-masing dari software memiliki keunggulan, dan cara analisis yang berbeda. Adapun beberapa panduan yang dapat kalian dapatkan dengan cara mendownload link berikut:


Buat yang belum mendapatkan software nya, saya akan berbagi silahkan didownload, dan saya monta saran serta mohon memberitahu apabila ada link yang mati dan tidak bisa dibuka, saya ucapkan terimakasih. Silahkan mendownloadnya dimari yaaaa....


Tulisan berikutnya saya akan update tentang software IBM SPSS 24 & AMOS 22 beserta R Statistic, karena lagi proses upload sabar menunggu yaaa....

PASSWORD: alifnoorcahyapurnama

Terimakasih
Regard,

Alif Noorcahya Purnama
CONTACT PERSON:
HP: +6281258228890


Sabtu, 06 Mei 2017

HOBBY KOLEKSI

       Mempunyai hobby koleksi barang sudah melekat dalam diriku sejak kecil. Yaaa, walupun dari mainan yang karet sampai dengan berumur 20 tahun ini masih senang dengan mengkoleksi entah berupa mainan, action figure, gunpla, cd original, komik dll. Ya sebenarnya kalo dalam bahasa Jepangnya sudah masuk tahap "otaku" tapi belum sebenarnya berubah menjadi otaku/maniak kok masih tahap wajar dalam hidup.

Sejak kecik memang selalu tertarik akan yang namanya mainan dan selalu nanggis jika ngak dibelikan (ya wajar lah namanya masih anak" banget ya umur 2-3 tahunan), tapi selalu minta mainan yang berbeda tidak pernah sama dan selalu awet hehehehehe... kecuali kalo dibuang ma ortu lain lagi hehehehe...

Awal memulai ngoleksi tuh pada kelas 1 SD yang tertarik sama mainan karet binatang, dan tentara mainan sampai ngak tau berapa banyak belinya sudah. Tapi ngoleksi mereka tuh asik gitu dan pas masih SMA kelas 1 ngak sengaja menemukan mereka... Setiap tahun bukannya mengurangi hobbi yang begini malah menambah mulai ke beyblade, b-dman, yoyo, crush gear dll tamiya pun tidak luput sampai punya seri full magnum edisi aulde ya walaupun di buang ketika semua nya ketahuan ma ortu dan ada juga yang kena sita di sekolah. Padahal ngak beli tuh tamiya tapi dapat hadiah lotre yang kebutulan dapat tamiya hahahahaha, sering banget kalo yang begini...

Pada masa SMP ku mulai fokus belajar ya walaupun akhirnya termakan hobbi begini lagi dengan yang namanya komik. Perjuangan pada masa ini super banget deehhh karena 1 bulan harus nabung demi beli komik dan itu cuma bisa dapat 2-3 vol aja, belum lagi harus lari ijin keluar naik angkot ke Samarinda bareng teman berdua aja kadang hahaha... Nakal banget ya... itulah pada masa ini sampai memasuki kelas 3 ngoleksi komik pun tergantikan dengan mulai tertarik ma idol grup Jepang AKB48, walaupun sampai sekarang belum pernah beli barang originalnya...

Pada SMP berlalu dan memasuki masa SMA yang mana pada akhirnya harus mengakui terjerumus dalam dunia wota dan idoling yang pada saat itu bisa menghabiskan duit tabungan. Itulah masa krusial di mana koleksi barang idol grup walaupun hanya JKT48, dan mulai tertarik ke cosplay (costum player), dan gunpla. Pada masa ini setiap bulan tidak ada namanya tidak ada pengeluaran. Tapi semua dapat di cover dengan iseng buka jasa beli barang ya itung" beli gratis,dan dapat keuntungan no ongkir. Masa ini juga memasuki masa krisis banget dehh pokoknya hehehehe......

Masa Kuliah pun tiba dan masih mebekuni hobbi yang aneh ini walaupun hanya tinggal cosplay, action figure, dan gunpla. Pada umur yang begini ini aku sempat mengakali pembelian af, dan gunpla dengan mencoba hobby papercraft tapi tidak bertahan lama gara" lebih asik dengan merakit, dan memoles" gunpla. Ya hobbi ini pun akhirnya masih berlanjun sampai sekarang. Walaupun sekarang sudah terbuat daftar nya kapan bisa beli unit koleksi. Jadi setiap 6 bulan sekali ku hanya boleh beli 1 action figure/fikma atau 1 unit gunpla, ya karena kuliah di psikologi cukup banya banget deehh perlu biayanya. 

Jika ditanya "nyaman masih dengan yang beginian?"

Ya ku jawab nyaman selama masih ngak berlebihan aja menurut ku, dan ada beberapa yang pengen ku koleksi kayak senjata yang di pakai silat, zoids, dan cepat punya istri aja dehh biar ada yang menagement hal beginian ku...



Penulis: Alif N.C.P. 



Untuk informasi lebih lanjut bisa hub saya via:



  1. Twitter       : @noorcahya_23 
  2. Facebook   : Alif Noor Cahya Purnama 
  3. Email         : purnama078@gmail.com , alifnoorcahyapurnama@gmail.com
  4. Line           : noorcahya_23
  5. You Tube     : Alif Channel's 


Jumat, 14 April 2017

Kasus menarik

Ya sebelumnya saya ingin sharing tentang pengalaman tugas kasus yang pernah kita lakukan dalam kelompok, yang mana tugas tersebut mengharuskan mewawancarai dan mengobservasi perilaku subjek secara langsung kemudian dianalisis dengan teori yang ada. Subjek penelitian kali ini kami mengambil dari teman kami yang memiliki masalah yang cukup bisa untuk dianalisis, subjek sangat bersedia untuk diwawancarai namun demi keamanan nama subjek kami samarkan.

Hasil wawancara yang sudah dicangkup intinya:

W adalah seorang perempuan berusia 20 tahun. W anak kedua dari 4 bersaudara, kakaknya laki-laki berusia 23 tahun, dan dua adiknya perempuan berusia 17 dan 15 tahun. Sejak kecil hubungan W dengan ibunya sangat buruk, bahkan W merasa sangat membenci ibunya. W menganggap ibunya adalah sumber penderitaan bagi diri dan keluarganya. Pada waktu W berusia 5 tahun, ibunya pergi dari rumah, kabur dengan laki-laki, padahal waktu itu adik W yang paling kecil baru berusia 3 bulan. Ibunya tidak pernah bercerai dari ayahnya. Empat bulan sebelum ibunya kabur, ayah W mengalami kecelakaan, sehingga sulit berjalan. Sepeninggal ibunya, W dan saudara-saudaranya diurus oleh kakek-neneknya yang rumahnya bersebelahan. Sejak itu W tidak bertemu lagi dengan ibunya.

  Karena kepergian ibunya, W hanya sekolah sampai pertengahan kelas 4 SD. Badannya yang besar & kuat membuat W bisa membantu bekerja di sawah dan mengerjakan urusan rumah tangga. Waktunya habis untuk mengurusi keluarga. Kakaknya sekolah sampai lulus SMP dan kedua adiknya meneruskan sekolah sampai SMP juga. Ketika W remaja, ibunya datang dan menyampaikan keinginannya untuk kembali bersama lagi dengan keluarga W melalui salah satu saudaranya. Namun, reaksi W sangat keras menolak ibunya. Kepada bapaknya dia mengancam, “Bapak mau pilih ibu atau saya.

  Jika bapak pilih ibu, saya akan kabur dan tidak akan pernah kembali. Hati ini masih sakit dan malu jadi cemoohan orang-orang”. Saat ini hubungan W dengan ayahnya tidak terlalu dekat, bahkan cenderung kaku. W jarang berkomunikasi dengan ayahnya (tidak pernah bercanda). Dia hanya berkomunikasi jika ada hal-hal yang penting atau jika dia ingin minta uang. Menurut W, ayahnya seorang yang pendiam dan sabar. Kebetulan W sering marah bahkan kalau sudah marah sering ‘kabur’ dari rumah (pergi ke rumah temannya beberapa hari) dan ayahnya tidak pernah memarahinya.

  Jika minta uang, W tidak mau ditanya alasannya. Jika ditanya dia menjadi marah. Meskipun di lingkungan rumah W termasuk orang yang suka marah dan kaku, tetapi di lingkungan tetangganya W termasuk anak yang baik dan ramah. Dalam pergaulan dengan teman sejenis sangat akrab dan ramah. W tidak pelit & suka membantu sehingga teman-teman senang bersamanya. winda juga punya banyak teman laki-laki. Rumahnya tidak pernah sepi dari teman-temannya. W tanpa merasa risih jika kemana-mana harus diantar oleh teman laki-lakinya berganti-ganti, bahkan W merasa enak saja menerimanya jika teman-teman laki-lakinya memberi uang atau membelikannya baju meskipun teman itu bukan pacarnya.

  W sering berganti-ganti pacar. Jika berpacaran, W tidak serius dan bahkan masih sempat memikirkan laki-laki lain. Jika keluarganya menunjukkan sikap kurang setuju dengan pacarnya, W langsung memutus laki-laki tersebut dan anti dengan laki-laki lain. Menurut nya berpacaran itu harus mencari laki-laki yang ganteng dan punya motor. Suatu ketika W cinta sekali dengan salah seorang laki-laki dan laki-laki tersebut pacarnya. Namun, perilaku laki-laki tersebut sangat kasar, tidak menghargai keluarganya, bahkan jika main ke rumahnya tidak mau berkomunikasi dengan yang lain kecuali dengannya.

  Jika sedang di rumah, W cenderung suka marah-marah dan sering merasa ‘jengkel’ meskipun dengan orang-orang di luar rumahnya dia dikenal orang yang sangat baik dan ramah.  Jika adik-adiknya bersikap atau berperilaku yang tidak disukainya, dia langsung marah-marah. Namun kemarahannya tidak sampai merusak barang-barang atau memukul adiknya. Reaksi marahnya hanya muncul dalam bentuk kata-kata saja. Isi kata-katanya selalu mengungkit bahwa dirinyalah yang selama ini sudah membanting tulang untuk andil membesarkan adik-adiknya. Jika kekesalannya sudah memuncak, W akan kabur dari rumah beberapa hari dan setelah kembali ia akan merasa tenang kembali karena selama pergi dia selalu curhat dengan teman-temannya.

Sumber: Subjek W (Asal Tenggarong Kalimantan Timur).
tahun 2014

Minggu, 28 Februari 2016

Sebuah Pedoman dalam Pembelajaran



     Oke sebelumnya Saya bukan orang yang terlalu pintar dalam hal proposal penelitian, dan laporan penelitian bahkan semua tugas metodologi penelitian saya hanya berada di angka 70 aja kok, ya jadi hanya dapat B bukan dapat nilai A, tetapi entah mengapa dapat kepercayaan menjadi kakak pembimbing. Bicara tentang penelitian banyak yang harus diperhatikan mulai dari format penulisan sampai Bahasa dalam penulisan.

“jadi, pada saat mulai menulis proposal penelitian apa yang harus kita siapkan?”

Oke. Sebelum mulai menulis proposal alangkah baiknya jika kita harus memperkaya BAB II dengan berbagai teori dari sumber terpercaya seperti, buku, jurnal, dll. Sumber-sumber tersebut banyak tersedia di internet dan sangat mudah untuk diakses di masa sekarang, so, janganmalas memperkaya proposal penelitian kalian dengan sumber yang up to date ya minimal 10 tahun terakhir. Jadi kalo penelitiannya dilakukan pada tahun 2016 berarti batas minimal sumber ya tahun 2006.

“Tapi, kalo ngak menemukan sumber yang baru, bagaimana?”

Kalo tidak menemukan referensi sumber terbaru dapat memakai pustaka kedua, yak jadi bisa mencari teori sumber lama itu di dalam pustaka kedua contohnya:
Menurut Mowday (dalam Sopiah, 2008), komitmen organisasi merupakan dimensi perilaku penting yang dapat digunakan untuk menilai kecenderungan karyawan untuk bertahan sebagai anggota organisasi.” Ini merupakan sumber dari pustaka kedua yang mana “Menurut Mowday merupakan sumber pertama dalam pustaka pertama, dan (dalam Sopiah, 2008) merupakan sumber pustaka kedua yang dimuat dalam buku sopiah pada tahun 2008.” Dalam menggunakan pustaka kedua pasti ada batasan penggunaan apalagi dalam skripsi, jadi jangan mudah menyerah yaaa…..

“berarti harus dimulai dari BAB II dulu ya?”

Sebenarnya tidak juga sih tapi lebih mudah jika kita memulai dari BAB II karena, kita mengenal landasan teori, tujuan, sifat, dan macam-macam karakteristik yang akan kita hubungkan dalam penelitian, naaahhh itu juga yang memudahkan kita mencari masalah dan dapat menuangkan dalam sebuah kerangka berpikir dan hipotesis dalam penelitian, serta menemukan landasan latar belakang penelitian kenapa hal tersebut perlu untuk diteliti dan diamati.

“hal apa aja yang perlu di perhatikan di BAB II?”

Hal apa aja ya, kayaknya hanya materi dan sumbernya saja deh. Oh ya lupa satu yang merupakan pokok utama yakni kesimpulan setiap teori yang kita ambil. Jadi maksudnya dari kesimpulan itu setiap kita mengambil dan memakai teori dari  berbagai para ahli menjadi seorang ahli yang kita ambil teorinya dan itu yang dijadikan sebuah kesimpulan dan pedoman dalam penelitan baik kuanti, maupun kuali contohnya seperti di pada gambar dibawah ini ya:



“habis BAB II kita bisa lanjut ke BAB berapa nih?”

Karena masih sebuah proposal penelitian jadi bisa langsung mengerjakan BAB I & BAB III karena BAB tersebut sudah bisa kita jabarkan dari materi yang kita dapatkan di BAB II.

“hal apa lagi yang perlu kita perhatikan di BAB I dan BAB III?”

Kalo pada pada BAB III paling hanya di definisi operasional dan definisi kosepsional, kenapa karena disini banyak tertukar mana yang harus ditulis pada definisi operasional dan definisi konsepsional (nanti akan saya bahas ketika bimbingan). Kalo pada BAB I mungkin mengacu pada sebuah latar belakang mengapa mengambil penelitian tersebut. Dan banyak sekali yang bilang bahwa BAB I harus sekian halaman, kalo menurut saya itu fleksibel yang penting kalian bisa meyakinkan penelitian pada sebuah latar belakang penelitian. 

Mungkin itu aja yang bisa saya sampaikan dan mungkin masih sangat banyak hal yang kurang ketika saya menulis ini. Tetapi itu sudah sesuai dengan pengalaman yang saya dapatkan, ya sebenarnya saya juga masih belajar jadi kalo saya ada kesalahan bisa diajak berdiskusi sehingga bisa menjadi sebuah mufakat dan menambah ilmu buat kita semu.

jika malas dalam mengerjakan cukup dengan mengerjakan 5 menit dan istirahatlah dengan porsi yang sama, pasti semangat mengerjakan akan ada tanpa anda sadari. 

Silahkan download link dibawah ini untuk file pdf dan word sebagai contohnya
LINK GOOGLEDRIVE  

Penulis: Alif N.C.P. 

Untuk informasi lebih lanjut bisa hub saya via:


  1. Twitter       : @noorcahya_23 
  2. Facebook   : Alif Noor Cahya Purnama 
  3. Email         : purnama078@gmail.com 
  4. Line           : noorcahya_23